Salah satu berita menarik adalah berita tentang customer saya. Berikut adalah kutipan berita tentang Aqua Golden Mississippi yang berisi wawancara Ibu Parmaningsih Hadinegoro, Direktur Aqua Golden mississippi dengan wartawan Kontan yang di muat di Tabloid kontan Januari - Pebruari 2009 Edisi khusus
Kami Tak Menembak Segment Tertentu
Kami adalah pelopor kehadiran air minum dalam kemasan. Langkah sukses Aqua membuat banyak bermunculan air kemasan. Setiap tahun ada pemain baru yang memasuki bisnis ini.
Kendati begitu , kami sangat yakin celah untuk bertumbuh tetap ada. Buktinya , hingga saat ini kami menguasai 40 % pangsa pasar air kemasan. Kalau tahun lalau kami menargetkan pertumbuhan bisnis sekitar 13% dengan krisis ekonomi yang tengah terjadi kami yakin pertumbuhan itu masih bisa kami capai sepanjang tahun ini.
Agar bisa memenangi persaingan yang kian ketat, kunci utamanya cuma satu, yakni selalu menjaga mutu air kemasan, sehingga konsumen tidak beralih ke produk lain. Untuk menjaga mutu, kami selalu mencari sumber mata air yang terlindungi. Dan, tentu saja, atas rekomendasi para tenaga ahli kami.Airnya harus mengandung mineral yang seimbang. Selanjutnya akan memalui proses filterisasi dan ozonisasi untuk memastikan air benar benar bebas dari bakteri patogen penyebab penyakit.
Dalam setiap proses, sedapat mungkin kami mengurangi campur tangan manusia. Sebab, tangan kita bisa saja menyebabkan kontaminasi proses pengolahan air yang kami lakukan di tiga pabrik , yaitu Bekasi, Citereup dan mekarsari.
Diluar jakarta, kami mengandalkan 11 pabrik lisensi yang tersebar diseluruh indonesia. Antara lain di Sumatra Utara, Lampung, Bali, jawa tengah hinga sulawesi utara. Pabrik lisensi adalah pabrik yang tidak sepenuhnya milik Aqua. Mereka hanya memiliki lisesnsi untuk membuat produk yang sama,
Dari pabrik lisensi saja berhasil diproduksi sebanyak 3,6 miliar liter air mineral. Kalau memperhitungkan tiga pabrik kami, total produksi air mineral Aqua pada tahun lalu mencapai 5, 7 miliar liter. Tahun ini karena kondisinya kurang menguntungkan, kami masih berharap produksinya paling tidak sama dengan tahun lalu.
Sepanjang tahun ini, kami tidak punya target yang muluk muluk. Dalam rencana kerja sepanjang 2009, kami tidak berniat mendirikan pabrik baru.
Untuk meningkatkan omzet, kami akan mengenjot produksi dan memperluas jaringan distribusi. Untuk jalur distribusi, kami masih mengandalkan Tirta Investa, sekaligus sebagai pemegang sajham Aqua.
Distribusi akan ditanagani oleh sekitar 70 jaringan distributor. Juga masih ada agen penjual yang akan menyalurkan Aqua hingga ke pelosok daerah.
Nah, untuk menggenjot perolehan laba bersih yang sempat tergerus 6 % menjadi 49,11 miliar pada kuartal ketiga tahun lalu, kami akan memcoba pola pendekatan yang berbeda kepada konsumen.Ini sudah kami mulai ,Diantaranya dengan program AKSI, singkatan dari Aqua untuk Keluarga Sehat Indonesia., AuAI atau Aqua untuk Anak Indonesia. Selain itu ada juga program Aqua menyapa dan Aqua mobile. Kami sangat yakin program tersebut akan membuat masyarakat semakin loyal dan senantiasa mengingat Aqua, belum lagi berbagai tip yang diajarkan oleh tenaga pemasar kami, misalnya bagaimana cara merawat dispenser yang benar. Jadi sebenarnya kami tidak hanya berjualan,tapi juga memberikan pelayanan pelayanan, Inilah salah satu kiat kami agar bisa bersaing dengan kompetitor yang menawarkan harga jual yang lebih murah.
Rabu, 11 Februari 2009
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)

0 komentar:
Poskan Komentar