Sehubungan dengan Harmonisasi metoda analisa mikrobiologi untuk produk non steril di USP/EP, p enggunaan Vogel Johnson Agar untuk mendeteksi staphylococcus akhirnya tidak diperkenankan lagi.
105405, Vogel- Johnson Agar, Base adalah medium yang diperkenalkan oleh Zebovitz tahun 1955 dan dimodifikasi oleh Vogel dan Johnson tahun 1960. Media ini biasanya digunakan untuk mendeteksi staphylococcus yang bereaksi positive dengan manitol dalam sample klinis dan sample sample lainnya.
Pada media ini bakteri yang tumbuh akan dihambat dengan tellurite, lithium chloride dan glycine dengan konsentrasi tinggi. Staphylococcus mungkin sedikit terhambat tapi ini akan dikompensasi dengan keberadaan mannitol dan glycine. Mannitol juga berlaku sebagai media pembeda karena sifatnya yang dapat didegradasi menjadi asam oleh staphylococcus yang paling pathogen.Reaksinya akan dibantu dengan phenol red yang warnanya akan berubah menjadi kuning. Staphylococcus pathogen akan mereduksi tellurite menjadi metallic tellurium yang koloninya nanti akan berwarna hitam
Sebagai gantinya , sesuai rekomendasi metoda harmonisasi digubakan Mannitol Salt Phenol Red Agar, 1054, Mannitol Salt Phenol Red adalah versi modifikasi dari selektif agar yang diajukan oleh Chapman tahun 1945. Media ini biasanya digunakan untuk analisa staphylococcus dalam sample makanan dan sample sample lainnya,
Dalam media ini, bakteri yang dapat tumbuh hanya mikroorganisme yang tahan terhadap garam termasuk staphylococcus, arena konsentrasi garamnya yang sangat tinggi. Degradasi dari manitol menjadi asam berkorelasi secara langsung atau tidak dengan pathogenitas dari staphylococcus aureus dan dapat menjadi indikatornya.

0 komentar:
Poskan Komentar